Terapi Stroke dengan Pranadiva

Terapi Penyembuhan Prana|Katalog

Harga:700,000Rp.

Penyakit stroke terjadi karena aliran darah menuju otak mengalami gangguan. Gangguan ini terjadi pada pembuluh darah yang tersumbat emboli. Emboli bisa berupa udara atau pun kolesterol. Akibatnya, terjadi reaksi biokimia yang merusak jaringan otak. Efeknya berimbas pada fungsi kendali syaraf yang hilang. Meskipun bisa disembuhkan, sering kali menimbulkan efek samping, berupa kelumpuhan setengah badan, hilang ingatan dan hilang kemampuan bicara.

Dari sisi pemahaman ilmu prana, stroke terjadi karena jaringan pada cakra mahkota mengalami kerusakan. Sehingga, aliran energi prana ke seluruh tubuh terganggu. Untuk memperbaiki jaringan pada cakra mahkota, maka memerlukan transfer energi prana secara khusus. Karena, cakra mahkota memiliki tugas yang vital dalam mengatur aliran energi prana menuju seluruh cakra di tubuh isoterik. Jadi, ketika jaringan pada cakra mahkota mengalami kerusakan, maka sebagian atau seluruh tubuh mengalami gangguan syaraf.

Untuk menyembuhkan stroke secara total, maka pengobatan medis harus memadahi dan terapi stroke dengan pranadiva secara bersamaan. Karena, syaraf pada otak memiliki jaringan yang erat dengan cakra mahkota. Sehingga, harus melalui transfer energi prana.

 

Sekilas Fakta Tentang Stroke

Penyakit stroke atau sering diistilahkan sebagai serangan stroke. Diakibatkan oleh penyumbatan, penyempitan atau pecahnya pembuluh darah yang menuju otak. Sehingga otak kekurangan darah dan oksigen. Keadaan otak yang kekurangan darah dan oksigen menimbulkan serangkaian reaksi biokimia yang merusak atau mematikan sel-sel saraf otak.

 

Apa Saja Gejala Stroke?

Anda memerlukan informasi yang jelas dan meyakinkan bahwa stroke merupakan serangan pada otak yang memiliki gejala sebagai berikut :

  1. Rasa bebal atau mati syaraf secara mendadak.
  2. Kehilangan kontrol, dan mati rasa pada syaraf wajah, tangan, kaki, atau pun satu bagian tubuh saja
  3. Mendadak menjadi kebingungan, sulit berbicara atau sulit mengerti
  4. Pandangan mata menjadi kabur
  5. Mendadak kehilangan keseimbangan dan berjalan terhuyung
  6. Merasakan sakit kepala dan pusing secara tiba-tiba
  7. Sering mual-mual, demam tinggi, dan muntah-muntah
  8. Tiba-tiba hilang kesadaran dan pingsan
  9. Tiba-tiba kebingungan dan kesulitan berbicara.
  10. Tiba-tiba kesulitan menggerakkan bagian tubuh tertentu
  11. Sakit kepala parah tiba-tiba tanpa diketahui penyebabnya.

 

Ancaman Komplikasi

Stroke yang tidak menerima penanganan intensif, maka dapat menjadi sebab lumpuh total.

 

Apa Saja Penyebab Stroke?

Dua penyebab utama stroke adalah beberapa kebiasaan buruk dan beberapa penyakit medis. Beberapa kebiasaan buruk yang menjadi gaya hidup berpeluang besar menambah resiko terkena serangan stroke:

  1. kebiasaan merokok
  2. terbiasa mengkonsumsi makanan cepat saji
  3. pola makan yang tidak terjaga
  4. Emosi yang tidak terkontrol
  5. mengkonsumsi soda dan alkohol dalam jumlah yang banyak
  6. Kurang melakukan aktifitas olahraga

Beberapa penyakit medis yang menyebabkan atau memperparah stroke antara lain :

  1. Terkena hipertensi (penyakit tekanan darah tinggi),
  2. Arteriosklerosis (pembuluh darah membeku),
  3. Memiliki kolesterol tinggi
  4. Riwayat stroke dalam keluarga (faktor keturnan) dan
  5. Mengalami gangguanpada fungsi jantung
  6. Menderita diabetes mellitus
  7. Terkena migren (sakit kepelah sebelah)
  8. 80% pemicu stroke ialah arteriosklerosis danhipertensi

Suatu ketika, seorang pasien mengalami stroke parah. Telah mengikuti berbagai operasi otak dan berbagai pengobatan alternatif. Bahkan, sampai putus asa dengan pengobatan medis. Ketika hendak mengikuti terapi stroke pranadiva, dia mengatakan ingin melakukan terapi saja, dan meninggalkan pengobatan medis.

Setelah diyakinkan Ibu Dewi Gayatri, dia tetap melakukan pengobatan medis dan terapi stroke pranadiva secara bersamaan. Dengan izin Tuhan, Walaupun sekarang belum sembuh secara total, namun dia mengalami proses kesembuhan yang cukup signifikan.

 

Cara Mengikuti Terapi Stroke dengan Pranadiva?

Paket terapi penyembuhan prana yang anda pesan berisi batu kristal yang telah diprogram sesuai dengan penyakit yang anda derita. Batu kristal inilah yang anda gunakan untuk terapi prana. Cara pemanfaatannya mudah, anda hanya perlu merendam batu kristal kedalam segelas air selama 1-3 menit, lalu diminum 1-3 kali sehari. Sebaiknya terapi prana ini dilakukan rutin setiap hari sampai pasien sepenuhnya sembuh.

Lamanya penyembuhan terapi prana berbeda tergantung tingkat keparahan penyakit. Menurut pengalaman, pada penyakit biasa umumnya hanya memerlukan hitungan hari, sedang penyakit berat memerlukan waktu mingguan hingga bulanan.

Terapi prana dikatakan berhasil apabila pasien mengalami kesembuhan total, atau setidaknya mendapat kondisi yang lebih baik dari sebelumnya. Terapi prana dengan media kristal telah terbukti membantu menyembuhkan penyakit hingga 98%. Inilah solusi pengobatan alternatif yang anda cari.

Catatan: Pemesanan layanan ini bisa dilakukan secara online dalam website ini atau silakan datang langsung ke kantor Asosiasi Energi Psikologi Indonesia. Sebelum datang silahkan hubungi Customer Service untuk membuat janji. Ini sangat penting agar kami bisa melayani Anda secara maksimal. Untuk info lebih lengkapnya, silahkan KLIK DISINI.