Berhenti Merokok Secara Total dengan Psikoterapi Prana

Testimoni » Berhenti Merokok Secara Total dengan Psikoterapi Prana

Saya pecandu rokok berat. Dalam sehari bisa menghabiskan dua bungkus rokok, bahkan seringkali lebih. Kebiasaan buruk ini, membuat saya membenci diri sendiri. Selain karena alasan kesehatan, juga karena keluarga. Istri sering ngomel, kalau lihat ada asap mengepul di ruang makan. Oleh karena itu, saya berulang kali berusaha. Namun, hasilnya non-sense. Untuk menghilangkan kebiasaan buruk merokok. Saya juga  telah mencoba berbagai terapi. Tetapi saya tetap gagal. Namun, saya berhasil menghilangkan kecanduan saya pada rokok. Setelah melakukan Psikoterapi dengan Pranadiva. 

Psikoterapi dengan pranadiva telah mengembalikan kesehatan saya. Kini saya bisa lega, terbebas dari kecanduan rokok. Sekarang ini saya memulai gaya hidup sehat. Saya sangat bahagia terbebas dari kecanduan merokok. Karena bagi saya, merokok hanyalah kegiatan yang gila. Kenapa gila? Karena kita memasukkan racun ke dalam tubuh kita. Apa namanya kalau tidak gila? Sudah tahu rokok itu racun, tapi masih keukeuh merokok.

Maka dari itu, saya mencoba berbagai cara untuk berhenti merokok. Mencari informasi terapi ke berbagai tempat. Akhirnya,  menemukan cara yang paling mudah dan simpel di pranadiva.com. Keinginan untuk berhenti merokok pun terwujud. Meskipun pada awalnya sangat berat. Namun, pengorbanan itu terbayar lunas. Bahkan, kecanduan saya terhadap rokok, hilang secara total.

Sekarang, keluarga saya lebih bahagia. Karena tidak ada asap rokok di rumah. Asap rokok yang mengganggu suasana itu telah hilang. Karena saya berhenti merokok secara total.

Saya juga menyarankan kepada teman-teman saya. Supaya mereka mencoba terapi dari pranadiva. Beberapa teman menolak. Tetapi, semua yang mencoba, berhasil! Saya merasa bahagia bisa menjadi solusi bagi teman-teman saya. Semakin banyak orang yang tahu tentang terapi pranadiva. Saya yakin, semakin banyak orang yang akan terbantu. Semakin banyak orang yang akan bebas dari kecanduan racun bernama rokok.

Akmal, 27th, Cirebon